Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / hukum / Petugas BPBD Kobar Berjibaku...
HUKUM

Petugas BPBD Kobar Berjibaku Padamkan Karhutla Sawit Malam Hari

Petugas BPBD Kobar menggunakan senter memadamkan api karhutla di kebun sawit pada malam hari

Petugas BPBD Kobar menggunakan senter memadamkan api karhutla di kebun sawit pada malam hari

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kalimantan Tengah, memaksa para petugas pemadam bekerja ekstra tanpa mengenal waktu istirahat. Pada Sabtu malam, kobaran api dilaporkan melahap sebuah perkebunan kelapa sawit milik warga di Kelurahan Madurejo RT 27, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Berdasarkan laporan yang diterima otoritas setempat, kebakaran yang melanda lahan seluas satu hektare tersebut terjadi sekitar pukul 20.41 WIB. Menanggapi situasi darurat ini, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian meskipun mereka baru saja menyelesaikan operasi penanganan di tempat lain.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Adnan Santana, segera memerintahkan tim bergerak menggunakan mobil peralatan dan motor trail. Langkah taktis ini terpaksa diambil lantaran akses jalan menuju titik api tergolong sempit dan tidak dapat dilalui oleh armada truk tangki air berukuran besar.

Menurut penjelasan Adnan Santana, tim gabungan yang terdiri dari personel tanggap darurat dan relawan tiba di lokasi menjelang pukul sepuluh malam. "Sekitar pukul 21.30 WIB, personel bersama relawan Ahwa tiba di lokasi. Pemandangan yang mereka dapati cukup mengkhawatirkan. Api masih membara di sejumlah titik, sementara asap tebal terus mengepul dari lahan gambut yang terbakar," ujarnya.

Dari pantauan redaksi di lapangan, karakteristik lahan gambut yang kering membuat api dengan cepat merambat di bawah permukaan tanah. Kondisi ini menyulitkan pemadaman karena bara api kerap tersembunyi di dalam lapisan tanah, sementara di bagian permukaan, semak belukar dan pepohonan sawit hangus terbakar.

Tantangan fisik yang dihadapi para petugas di lapangan pun menjadi berlipat ganda karena operasi penanggulangan harus dilakukan di tengah kegelapan. "Perjuangan semakin berat karena operasi dilakukan pada malam hari. Kondisi lokasi yang gelap dengan penerangan sangat terbatas membuat petugas harus ekstra hati-hati saat membawa peralatan dan menarik selang menuju titik api," kata Adnan menambahkan.

Selain masalah jarak pandang, pasokan air untuk memadamkan api menjadi kendala krusial berikutnya yang harus dipecahkan oleh tim di lapangan. "Kesulitan lainnya adalah mencari sumber air. Di tengah malam, petugas harus memanfaatkan parit galian drainase sebagai satu-satunya sumber air untuk memasok mesin pemadam. Jarak dan kondisi medan membuat proses penyemprotan berlangsung lebih lambat," imbuhnya.

Kendati dihadapkan pada situasi yang serba terbatas, para petugas tetap berupaya melokalisasi kobaran agar tidak meluas ke area perkebunan produktif lainnya. "Lokasi tidak bisa dilalui truk tangki sehingga kami menggunakan mobil peralatan dan motor trail. Kendala di lapangan adalah kondisi gelap dan mencari sumber air pada malam hari, namun anggota tetap berupaya maksimal agar api segera bisa dikendalikan," ujar Adnan Santana.

Dalam operasi penyelamatan malam itu, pengamatan tim redaksi mencatat sedikitnya tujuh personel TRC BPBD bersama relawan Ahwa dikerahkan ke lokasi. Mereka dilengkapi dengan satu unit mobil peralatan, dua motor trail, satu mesin jinjing, sepuluh gulung selang, serta satu nosel penyemprot untuk menjinakkan si jago merah.

Upaya pemadaman intensif tersebut akhirnya disudahi menjelang tengah malam. "Pemadaman berlangsung hingga pukul 23.10 WIB. Dari sekitar satu hektare lahan yang terbakar pada hari pertama, petugas berhasil memadamkan sekitar 0,25 hektare. Meski demikian, masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan asap sehingga perlu dilakukan pemantauan lanjutan," pungkas Adnan seraya mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

// TOPICS
#karhutla #bpbd_kobar #kebakaran_lahan #kotawaringin_barat #kalimantan_tengah #kebun_sawit
Tim Jurnalis Nasional & Daerah

Redaksi Warta Kabayan terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita nasional dan daerah paling lengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.