Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / daerah / Negeri Bola: ANTARA Pamerkan 62 Foto...
DAERAH

Negeri Bola: ANTARA Pamerkan 62 Foto Jurnalistik Sepak Bola di Bali

Pengunjung menikmati Pameran Fotografi Jurnalistik Negeri Bola karya ANTARA di Nusa Dua Bali

Pengunjung menikmati Pameran Fotografi Jurnalistik Negeri Bola karya ANTARA di Nusa Dua Bali

Kantor Berita ANTARA menampilkan 62 foto tunggal pada Pameran Fotografi Jurnalistik bertajuk "Negeri Bola: Dari Lapangan Kampung Menuju Panggung Dunia" di Peninsula Island, The Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Pameran terbuka dan gratis ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 24 Juli 2026.

Menurut Kurator Foto Nyoman Budhiana di sela pembukaan pameran di Nusa Dua pada Sabtu (11/07), karya-karya ini memotret ikatan emosional masyarakat dengan sepak bola. "Pameran ini adalah sebuah cerita bagaimana sebuah bola yang bergulir mampu menggerakkan, menyatukan, dan memberi alasan untuk terus merawat mimpi menuju panggung dunia," kata fotografer senior dan redaktur foto tersebut.

Berdasarkan pantauan redaksi, pameran luar ruangan ini digelar oleh Redaksi Foto dan ANTARA Biro Bali yang berkolaborasi dengan BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) The Nusa Dua. Uniknya, tata letak pameran dirancang menyerupai lapangan bola dengan latar belakang pesisir pantai Nusa Dua yang memukau.

Dari amatan tim redaksi di lokasi, pengunjung diajak menikmati arsip visual lintas generasi karya 37 pewarta foto ANTARA dari seluruh Indonesia. Koleksi yang dipamerkan mencakup foto hitam putih era 1970-an hingga era terkini, termasuk ekspresi budaya unik seperti sepak bola api tradisional, pertandingan di lumpur sawah, hingga aksi inklusif sepak bola wanita dan penyandang disabilitas.

Menurut Direktur Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Maroli J Indarto yang membuka pameran tersebut, foto jurnalistik memiliki kekuatan untuk merekam memori kolektif bangsa. "Kami berharap pameran foto tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi para fotografer jurnalistik, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai olahraga, menghargai karya pers yang kredibel, serta memperkuat semangat persatuan Indonesia," ucapnya.

Berdasarkan penjelasan Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar, ANTARA berkomitmen berada di garis depan untuk merekam setiap jengkal peradaban bangsa, termasuk pasang surut dunia olahraga. "Pameran foto Negeri Bola ini merupakan yang kedua dari enam pameran foto jurnalistik program PSO sepanjang 2026," tutur Benny.

Sementara itu, General Manager ITDC The Nusa Dua I Made Agus Dwiatmika menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kolaborasi ini demi memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata olahraga. "Dukungan kami terhadap pameran ini juga sejalan dengan komitmen The Nusa Dua untuk terus menghadirkan berbagai event berkualitas guna memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism dan creative tourism kelas dunia. Kami berharap upaya kami ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal," kata I Made Agus Dwiatmika.

Dari pantauan redaksi, acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali I Wayan Serinah, Ketua Dewan Pengawas ANTARA Achmad Munir, dan Wakil Konsul Jenderal China di Denpasar Zhu Yu. Selain pameran, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan agenda nonton bersama perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss di lokasi yang sama.

// TOPICS
#antara #pameran_foto #negeri_bola #nusa_dua #bali #sepak_bola #itdc #sport_tourism
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Rudi Yanataro adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.