Aparat kepolisian di wilayah Jakarta Barat kembali menjaring pengguna narkotika dalam sebuah operasi penyekatan. Seorang pria tidak berkutik ketika petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan saat dirinya melintas di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (8/7/2026) dini hari.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan data yang dihimpun, penangkapan ini terjadi di tengah operasi gabungan skala sedang yang digelar oleh Polres Metro Jakarta Barat. Operasi tersebut turut melibatkan unsur 3 Pilar dan Brimob Polda Metro Jaya sebagai bagian dari rangkaian Operasi Berantas Jaya 2026.
Menurut konfirmasi dari Wakapolsek Metro Tamansari Kompol Rusyadi, pihak kepolisian membenarkan adanya penangkapan seorang warga yang terjaring dalam penyekatan stasioner tersebut. Pelaku langsung diamankan di tempat begitu petugas menemukan barang bukti yang mencurigakan.
"Dalam kegiatan tersebut kami mengamankan satu orang yang kedapatan membawa satu paket narkotika jenis sabu," ujar Rusyadi saat memberikan keterangan pada Rabu (8/7/2026).
Dari pantauan redaksi, guna mendalami asal-usul barang haram tersebut dan melakukan pengembangan kasus, petugas di lapangan langsung menyerahkan pria tersebut ke satuan fungsi yang berwenang. "Kini satu orang tersebut sudah dibawa ke Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," kata Rusyadi menambahkan.
Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian, razia stasioner ini sengaja digelar secara serentak di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Jakarta Barat, dimulai sejak pukul 00.30 WIB hingga 03.30 WIB. Langkah ini diambil untuk menekan angka kriminalitas malam hari.
Selain dirancang untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), operasi ini juga difokuskan untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di ibu kota.
Dari pengamatan tim redaksi, petugas gabungan menerapkan metode pemeriksaan secara selektif dan ketat terhadap para pengendara yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. "Petugas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap pengendara kendaraan bermotor yang dicurigai, termasuk kelengkapan identitas dan barang bawaan, sebagai langkah preventif," tutur Rusyadi.