Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / olahraga / Unik, Bendera Piala Dunia Berpadu...
OLAHRAGA

Unik, Bendera Piala Dunia Berpadu dengan Penjor Bali Jadi Viral

Deretan penjor Bali dan bendera negara peserta Piala Dunia 2026 menghiasi jalanan di Bangli.

Deretan penjor Bali dan bendera negara peserta Piala Dunia 2026 menghiasi jalanan di Bangli.

Pemandangan menawan nan unik tersaji saat menyusuri jalan kecil di Banjar Dinas Sama Griya, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali. Di sepanjang pinggir jalan depan rumah warga, berdiri penjor-penjor khas Bali yang bersanding serasi dengan bendera berbagai negara peserta Piala Dunia 2026.

Perpaduan apik antara tradisi budaya lokal dan antusiasme pesta sepak bola global ini berhasil mencuri perhatian publik. Berdasarkan pantauan redaksi di jagat maya, keunikan visual dari wilayah pelosok Bali ini langsung menjadi viral di berbagai platform media sosial, terutama di kalangan pencinta sepak bola.

Menurut penjelasan Kelian Banjar Dinas Sama Griya, Ida Bagus Sudarma, fenomena ini mendatangkan kebanggaan tersendiri bagi warga setempat. "Tiang selaku kepala dusun, merasa bangga dusun kami viral di media sosial dan mulai dikenal. Banyak orang-orang datang ke sini untuk melihat langsung suasana dusun kami yang dipenuhi penjor dan bendera peserta Piala Dunia 2026," ujarnya pada Minggu (12/07).

Berdasarkan keterangannya, aksi menghias desa dengan bendera turnamen empat tahunan ini merupakan inisiatif murni dari para pemuda setempat yang mayoritas menggemari sepak bola. Dari pengamatan tim redaksi, kegiatan ini sebenarnya telah mengakar menjadi tradisi berkala bagi komunitas pemuda di sana.

"Pemasangan bendera peserta Piala Dunia ini sudah menjadi tradisi para pemuda di sini. Sejak Piala Dunia 2014, 2018, 2022, dan berlanjut 2026. Kebetulan tahun ini bertepatan Hari Raya Galungan sehingga dipasang bersamaan dengan penjor. Inilah yang sekarang viral," kata Ida Bagus Sudarma menambahkan.

Saat momentum turnamen sepak bola akbar tersebut kini telah memasuki babak semifinal, dinamika hiasan di desa pun mulai berubah. Menurut penuturan warga, beberapa bendera dari negara-negara yang sudah tersingkir mulai diturunkan secara bertahap, meski sebagian lainnya masih dibiarkan berkibar.

Rencananya, seluruh atribut sepak bola tersebut akan dibersihkan kembali setelah kompetisi selesai. "Nanti setelah Piala Dunia berakhir, semua bendera diturunkan dan disimpan. Dipakai lagi pada Piala Dunia berikutnya," terang Ida Bagus Sudarma.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #budaya_bali #bangli #viral_di_media_sosial #tradisi_penjor #sepak_bola
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Rudi Yanataro adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.