Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / hukum / Misteri Kematian Nyoman Cita di...
HUKUM

Misteri Kematian Nyoman Cita di Bali: Pakaian dan Perhiasan Hilang

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di aliran Tukad Bubuh Banjarangkan Klungkung Bali

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di aliran Tukad Bubuh Banjarangkan Klungkung Bali

Aparat kepolisian dari Satuan Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap misteri kematian seorang warga bernama Nyoman Cita alias Nyoman Colik. Korban yang merupakan warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka di aliran Tukad Bubuh.

Berdasarkan laporan kepolisian hingga Minggu (05/07), aparat masih berfokus mencari keberadaan beberapa barang berharga milik korban yang dilaporkan hilang secara misterius. Barang-barang yang raib tersebut meliputi perhiasan emas serta seluruh pakaian yang dikenakan oleh Nyoman Cita sebelum menemu ajal.

Kejanggalan besar mencuat dalam kasus ini lantaran jenazah Nyoman Cita ditemukan dalam keadaan sama sekali tidak mengenakan busana. Di sekitar lokasi kejadian, petugas kepolisian hanya berhasil mengamankan sebuah telepon seluler dan satu buah sandal milik korban, sementara baju hingga celana korban raib tanpa bekas.

Dari pantauan redaksi di lapangan, aparat kepolisian telah berulang kali turun ke lokasi untuk menyusuri aliran sungai, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Situasi ini memicu tanda tanya besar bagi warga setempat maupun tim penyidik; jika korban memang sengaja mandi di sungai, seharusnya pakaian korban tertinggal di tepi alur sungai.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo, kondisi sungai yang dangkal memperkecil kemungkinan pakaian korban hanyut begitu saja tanpa jejak. "Kalaupun pakaiannya hanyut di sungai dangkal seperti ini, pasti ada saja yang menyangkut. Ini tidak ada sama sekali, ini masih kami selidiki," ujar AKP Reno saat memberikan keterangan kepada media.

AKP Reno menambahkan bahwa selain menyisir alur sungai demi mendapatkan barang bukti tambahan, jajarannya juga memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas. Menurut penjelasannya, tim penyidik telah menelusuri rekaman CCTV di sekitar kawasan Bypass Ida Bagus Mantra dan area sekitarnya guna mencari petunjuk baru terkait pergerakan terakhir korban.

Selain pakaian, polisi juga memberi perhatian khusus pada hilangnya perhiasan emas seberat sekitar 70 gram milik korban. Berdasarkan keterangan pihak berwenang, tim khusus telah dikerahkan untuk melakukan penelusuran ke sejumlah pedagang maupun toko jual-beli emas di wilayah Bali untuk mengantisipasi adanya upaya penjualan barang bukti.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dinamis. Pihaknya mengakui bahwa setelah dua hari penyisiran intensif, hilangnya pakaian korban masih menjadi teka-teki besar yang diharapkan dapat menjadi kunci penting untuk mengungkap penyebab pasti kematian Nyoman Cita.

// TOPICS
#polres_klungkung #kriminalitas_di_bali #penemuan_jenazah #misteri_kematian #tukad_bubuh #berita_bali
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Rudi Yanataro adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.