Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / hukum / Siswa Baru SMAN 4 Surakarta Antusias...
HUKUM

Siswa Baru SMAN 4 Surakarta Antusias Ikuti MPLS Bebas Perpeloncoan

Siswa baru SMAN 4 Surakarta bersiap mengikuti MPLS dengan membawa co-card sederhana

Siswa baru SMAN 4 Surakarta bersiap mengikuti MPLS dengan membawa co-card sederhana

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 4 Surakarta disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa baru yang menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat penuh. Berdasarkan pengakuan sejumlah siswa, persiapan untuk mengikuti agenda tahunan ini berjalan cukup sederhana tanpa adanya beban untuk membuat atribut yang tidak biasa.

Menurut salah satu siswa baru, Tanaya Hara Maheswari Saputra, pihak sekolah hanya meminta para peserta didik menyiapkan perlengkapan dasar seperti tanda pengenal dan co-card. Dari pantauan redaksi, kebijakan ini memutus rantai tradisi lama yang kerap memberatkan siswa baru dengan tugas-tugas artifisial yang tidak relevan dengan proses pembelajaran.

"Sekarang enggak ada sih batik aja sekarang kayaknya udah enggak ada. Kalau di SMAN 4 itu nanti MPLS juga sudah enggak ada perpeloncoan. Ada bikin name-tag sama co-card, pakai kertas biasa habis itu dilaminating," ujar Tanaya saat menjelaskan mengenai atribut yang dipersiapkan.

Selain perlengkapan administrasi, para siswa juga telah mendapatkan informasi terperinci mengenai berbagai persiapan fisik sebelum mengikuti rangkaian kegiatan. Pihak sekolah mengimbau agar siswa menyiapkan alat tulis, seragam, buku, serta senantiasa menjaga kondisi kesehatan agar dapat mengikuti seluruh materi dengan optimal.

Berdasarkan penjelasan Tanaya, para siswa diminta menjaga kebugaran tubuh secara ekstra karena rangkaian acara MPLS berlangsung padat dari pagi hingga sore hari. Dari amatan tim redaksi, mereka juga dianjurkan membawa bekal makanan dan minuman sendiri dari rumah karena waktu istirahat yang terbatas dan kantin sekolah yang kemungkinan besar belum beroperasi penuh.

"Minggu sebelumnya sudah disuruh menyiapkan dan mencicil. Semua barang seperti alat tulis, seragam, buku dan lain-lain harus sudah siap. Jaga fisik dan kesehatan supaya saat MPLS tetap fit dan fokus mengikuti rangkaian acara," katanya menambahkan.

Sejumlah agenda seperti parade sekolah dan pengenalan berbagai macam organisasi kesiswaan disinyalir menjadi daya tarik utama yang paling dinantikan. Beberapa siswa bahkan bersiap untuk datang lebih pagi agar tidak melewatkan upacara pembukaan pada hari pertama.

Setelah resmi diterima di SMAN 4 Surakarta, Tanaya berharap momentum ini dapat menjadi langkah awal untuk menjadi pelajar yang aktif dan kompetitif. "Aku mau jadi murid yang aktif di sekolah, memperluas relasi, banyak teman, ikut lomba, pokoknya banyak pengalaman. Sejauh ini aku tertarik aktif di English Club karena suka Bahasa Inggris," tuturnya.

// TOPICS
#sman_4_surakarta #mpls_2026 #pendidikan_solo #kesiswaan #solo #ekstrakurikuler_sekolah
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Rudi Yanataro adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.