Waktu, dengan segala kesunyiannya, kerap kali memaksa manusia untuk menengok kembali ke belakang, membaca jejak-jejak yang ditinggalkan oleh mereka yang telah tiada. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memilih untuk merawat ingatan tersebut dengan melaksanakan ziarah ke makam para bupati terdahulu, tokoh-tokoh yang di masanya berhadapan langsung dengan takdir pembangunan daerah.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan jalannya kegiatan, prosesi ziarah ini dibagi menjadi dua tim yang bergerak membelah ingatan sejarah. Dari pantauan redaksi, rombongan pertama dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, didampingi Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo. Mereka mendatangi Taman Pemakaman Umum Masjid Raya Al-Mashun di Jalan Mahkamah, Kota Medan, tempat peristirahatan terakhir almarhum H. Abdul Hafid.
Menurut penjelasan Wakil Bupati di hadapan istri almarhum, Hj. Mahdaniar Murad, beserta keluarga yang menyambut, ziarah ini bukanlah sekadar ritual formalitas belaka. Ia adalah sebentuk pengakuan eksistensial atas dedikasi yang pernah ditorehkan. "Almarhum Haji Abdul Hafid adalah tokoh yang pernah mendedikasikan dirinya di pemerintahan Kabupaten Deli Serdang yaitu sebagai Bupati. Di masa kepemimpinannya, beliau telah menorehkan berbagai keberhasilan dan sejarah penting bagi kemajuan daerah," ujarnya dengan nada khidmat.
Bagi Lom Lom Suwondo SS, masa lalu harus menjadi kompas bagi masa kini. Menurutnya, aparatur sipil negara hari ini memikul beban moral untuk meneladani integritas para pendahulu. Dari pengamatan tim redaksi, ia juga menambahkan harapannya, "Mudah-mudahan momen ini menjadi iktibar dan amal saleh bagi kita semua. Sekaligus menguatkan tekad kita sebagai ASN dan pemimpin di Deli Serdang agar tetap menjaga hati dan iman sebagai pamong serta pelayan masyarakat. Semoga Deli Serdang ke depan menjadi kabupaten yang semakin sehat, cerdas, religius, dan senantiasa diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa."
Sementara itu, pada sudut kota yang lain, kesunyian makam Bupati Deli Serdang ke-10, almarhum H Ruslan Mansyur, turut dipecahkan oleh doa-doa yang dipanjatkan. Sekretaris Daerah Kabupaten, Dedi Maswardy SSos MAP, memimpin rombongan kedua menuju pemakaman keluarga di halaman belakang Masjid Jami" At-Tartib, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
Berdasarkan pengamatan di lokasi pemakaman, Dedi Maswardy SSos MAP bersama pimpinan perangkat daerah lainnya disambut hangat oleh putra almarhum, Yudha Putra Risdianto. Di bawah langit Medan, mereka melakukan tabur bunga dan doa bersama di atas pusara. Menurut Sekda, "Semoga mendapat ridha dan berkah dari Allah SWT. Semoga almarhum mantan Bupati Deli Serdang, H. Ruslan Mansyur diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik, yaitu Surga Jannatun Na'im."