Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan bergerak cepat melakukan sosialisasi dan edukasi intensif kepada warga setempat. Langkah strategis ini diambil guna menyambut kedatangan tim asesor UNESCO Global Geopark yang dijadwalkan segera melakukan penilaian di kawasan tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut General Manager Geopark Maros-Pangkep, Irfan Dedi Bachri, kegiatan ini merupakan bagian krusial dari upaya mempertahankan status internasional yang disandang kawasan tersebut. "Kegiatan sosialisasi dan edukasi pada warga menyambut kedatangan asesor UNESCO ini adalah sebagai bagian dari upaya mempertahankan status UNESCO Global Geopark," ujarnya di Maros pada Senin.
Berdasarkan penjelasan pihak pengelola, program edukasi ini sejatinya tidak hanya digelar secara mendadak menjelang proses revalidasi. Edukasi masyarakat telah diintegrasikan menjadi program berkelanjutan dalam pengelolaan kawasan yang berbasis pada konservasi, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
Dari pantauan redaksi, serangkaian kegiatan pelibatan masyarakat terus digalakkan secara nyata di lapangan. Program ini mencakup edukasi lingkungan bersama Youth Forum Geopark, kolaborasi aktif dengan institusi sekolah di wilayah pesisir dan kepulauan, hingga keikutsertaan warga dalam agenda konservasi jangka panjang.
Pihak pengelola mengharapkan langkah ini mampu mendongkrak pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai penting geopark. Partisipasi aktif dari komunitas lokal dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga warisan geologi, kebudayaan, serta keanekaragaman hayati yang melimpah di Sulawesi Selatan.
Selain menyasar masyarakat umum, amatan redaksi menunjukkan bahwa sosialisasi kini diperluas ke sektor-sektor kunci lain. Pihak akademisi, pemerintah daerah, komunitas pemuda, dan berbagai mitra strategis turut dirangkul demi menciptakan kesepahaman kolektif mengenai arah pengembangan kawasan ke depan.
Irfan Dedi Bachri menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam memperkuat tata kelola kawasan. Ia berharap komitmen bersama ini dapat membangun budaya konservasi yang mengakar dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
"Menjaga semangat kebersamaan dan mendukung Geopark Maros-Pangkep agar mampu mempertahankan pengakuan dunia sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Irfan menutup penjelasannya.