Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / hukum / Wanita di Medan Tewas Tertabrak...
HUKUM

Wanita di Medan Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Duduk di Pinggir Rel

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di rel kereta api kawasan Medan Deli

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di rel kereta api kawasan Medan Deli

Peristiwa tragis menimpa seorang wanita paruh baya berinisial DS (55) yang dilaporkan tewas seketika akibat tertabrak kereta api di Kota Medan, Sumatera Utara. Berdasarkan informasi resmi dari pihak kepolisian, korban mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian saat sedang duduk di area pinggiran rel.

Menurut Kapolsek Medan Labuhan, Kompol D Raja Putra Napitupulu, insiden mematikan ini terjadi di perlintasan rel kereta api Jalan Boxit, Kecamatan Medan Deli. Kereta api yang terlibat dalam kecelakaan tersebut tengah melaju dari arah Belawan menuju pusat Kota Medan.

"Korban meninggal dunia setelah tertabrak kereta api yang melintas dari arah Belawan menuju Medan," kata Raja saat memberikan keterangan kepada media pada Selasa (07/07).

Berdasarkan penuturan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, korban awalnya terlihat berjalan kaki menyusuri pinggiran jalur rel. Tidak lama kemudian, wanita tersebut memutuskan untuk duduk di dekat rel tanpa menyadari bahaya yang mengintai.

Ketika kereta api mendekat dari arah Belawan, korban dilaporkan tetap bergeming dan tidak beranjak dari posisinya. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan hingga tubuh korban terhempas ke udara.

Menurut penjelasan Kompol Raja, hantaman tersebut keras sekali hingga "mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat." Dari pantauan redaksi, lokasi di sekitar perlintasan kereta api tanpa palang pintu di pinggiran kota memang kerap menjadi area rawan kecelakaan.

Setelah menerima laporan dari warga setempat, personel Polsek Medan Labuhan bersama Tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga langsung mengumpulkan keterangan dari para saksi yang melihat langsung insiden tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa jenazah korban kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga. "Setelah dilakukan identifikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," pungkas Raja.

Meski pihak keluarga menganggapnya sebagai musibah, aparat kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut. Menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Nodi, tim penyidik tengah mendalami motif di balik bertahannya korban di pinggir rel saat kereta mendekat, termasuk kemungkinan adanya indikasi bunuh diri. "Masih kami diselidiki," ungkap Hamzar singkat.

// TOPICS
#medan #kecelakaan_kereta #polsek_medan_labuhan #sumatera_utara #berita_kriminal
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Rudi Yanataro adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.