Kondisi cuaca di wilayah Pulau Dewata diprediksi akan bervariasi sepanjang hari ini. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar kawasan di Bali diperkirakan akan didominasi oleh kondisi cerah berawan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Meski sebagian besar wilayah terpantau kondusif, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang dapat melanda wilayah Kabupaten Badung. Menurut laporan BMKG, pergerakan angin saat ini bertiup dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 30 kilometer per jam.
Dari pantauan redaksi, kewaspadaan ekstra juga perlu ditingkatkan oleh para pelaku pariwisata bahari dan nelayan. BMKG memberikan peringatan khusus mengenai potensi tinggi gelombang laut yang diperkirakan dapat mencapai dua meter atau lebih, terutama di wilayah Perairan Selatan Bali.
Berdasarkan rincian teknis dari otoritas cuaca, tinggi gelombang di Perairan Utara Bali tercatat relatif tenang di angka 0.5 hingga 1.0 meter. Sebaliknya, wilayah Perairan Selatan Bali menunjukkan kondisi yang jauh lebih bergejolak dengan fluktuasi ketinggian gelombang antara 0.5 hingga 2.5 meter.
Menurut pengamatan tim redaksi terhadap destinasi wisata utama, kawasan pegunungan seperti Kintamani diprediksi akan mengalami perubahan cuaca yang cukup dinamis. Kawasan tersebut diperkirakan akan mengawali hari dengan kondisi cerah berawan pada pagi hari, sebelum kemudian diguyur hujan ringan saat memasuki siang hari.
Memasuki waktu malam hingga dini hari, cuaca di wilayah Kintamani diproyeksikan akan kembali membaik menjadi cerah berawan. Suhu udara di kawasan dataran tinggi ini diperkirakan berada pada rentang yang cukup dingin, yakni berkisar antara 17 hingga 26 derajat Celsius dengan hembusan angin rata-rata berkecepatan 9 kilometer per jam.
Mengingat kondisi cuaca di wilayah kepulauan yang dapat berubah dengan sangat cepat, warga setempat maupun wisatawan yang hendak melakukan aktivitas penyeberangan laut diimbau untuk selalu mempersiapkan alat keselamatan seperti pelampung serta terus memantau pembaruan informasi dari BMKG.