Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / hukum / Pemkot Bandung Buka 175 Pelatihan...
HUKUM

Pemkot Bandung Buka 175 Pelatihan Kerja untuk 3.500 Warga

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membuka pelatihan kerja untuk 3.500 warga di LPK Ariyanti

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membuka pelatihan kerja untuk 3.500 warga di LPK Ariyanti

Di tengah keriuhan kota yang terus bergerak, ada pergulatan sunyi melawan ketidakpastian nasib dan bayang-bayang pengangguran. Menjawab tantangan eksistensial tersebut, Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah nyata dengan membuka 175 paket pelatihan kerja yang diperuntukkan bagi 3.500 warga pemilik KTP Kota Bandung. Program yang dirancang untuk mengasah keterampilan ini diselenggarakan selama 10 hari di berbagai Lembaga Pelatihan Kerja yang tersebar di seluruh daerah pemilihan Kota Bandung.

Berdasarkan laporan resmi, peresmian program berskala besar ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di LPK Ariyanti. Di hadapan para peserta dan mitra penyelenggara, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi paling mendasar yang tidak boleh diabaikan agar masyarakat memiliki daya saing yang kukuh dalam menghadapi gelombang perubahan dunia kerja yang kian tidak menentu.

Menurut Farhan, investasi sejati dalam kehidupan bernegara bukanlah pada benda mati, melainkan pada manusianya itu sendiri. "Investasi terbaik adalah membangun manusia yang produktif, kreatif, dan berdaya saing. Itulah ciri masyarakat Kota Bandung yang harus terus kita dorong," ujarnya dengan nada penuh penekanan. Ia merefleksikan bahwa bonus demografi yang kerap dibanggakan hanya akan menjadi mitos kosong yang sia-sia apabila tidak dibarengi dengan peningkatan kompetensi yang nyata serta perluasan kesempatan kerja yang menyentuh akar rumput.

Lebih lanjut, Farhan mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kesempatan ini dan memanfaatkannya secara maksimal. Harapannya tidak sekadar mencetak buruh baru, melainkan melahirkan manusia-manusia merdeka yang mampu menentukan nasibnya sendiri melalui jalur mandiri. "Pemkot Bandung ingin masyarakat tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha sendiri sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru," ungkap Farhan, menggambarkan sebuah visi tentang kemandirian ekonomi.

Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, kurikulum pelatihan kali ini sengaja dirancang secara spesifik mencakup delapan bidang strategis, yakni catering, pastry, pastry level 2, barista dasar, digital marketing, tata rias pengantin, tata rias remaja, dan barber. Yayan menjelaskan bahwa seluruh bidang ini dipilih berdasarkan analisis mendalam terhadap kebutuhan pasar kerja masa kini serta potensi peluang usaha yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja secara lebih cepat dan dinamis.

Menatap masa depan yang kian sarat dengan disrupsi teknologi, Disnaker Kota Bandung juga tengah mempersiapkan langkah inovatif berupa pengembangan pelatihan bagi teknisi kendaraan listrik. Rencana strategis ini akan dijalankan melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung demi menjawab kebutuhan industri masa depan. Selama masa pelatihan berjalan, para peserta tidak dibiarkan berjuang sendirian; mereka difasilitasi dengan konsumsi, seminar kit, peralatan pelatihan, uang transportasi sebesar Rp50.000 per hari, serta sertifikat resmi dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung sebagai bukti autentik kompetensi mereka.

// TOPICS
#kota_bandung #pelatihan_kerja #disnaker_bandung #muhammad_farhan #ketenagakerjaan #pengangguran #ekonomi_bandung
Tim Jurnalis Nasional & Daerah

Redaksi Warta Kabayan terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita nasional dan daerah paling lengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.